Ribuan pemudik di Padangbai terjebak antrean panjang hingga 7 jam, Kapal tak kunjung datang, situasi bikin panik dan frustrasi!
Ribuan pemudik di Pelabuhan Padangbai menghadapi pengalaman melelahkan saat antrean panjang memaksa mereka menunggu hingga 7 jam. Ketidakpastian kedatangan kapal menimbulkan kepanikan dan frustrasi, memicu kekhawatiran akan manajemen transportasi yang kurang efektif di tengah musim mudik yang padat di Bali Indonesia.
Antrian Panjang Pemudik Di Padangbai
Ribuan pemudik memadati Pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem, Bali, untuk menyeberang ke Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat. Sejak pagi hari, antrean panjang terjadi meski banyak yang belum mendapatkan kapal feri untuk naik sehingga antre berjam‑jam di bawah terik matahari. Pantauan di lokasi menunjukkan antrean didominasi oleh sepeda motor dari berbagai daerah. Kepadatan arus mudik mulai terasa sejak Jumat (13/3/2026) ketika jumlah penumpang meningkat signifikan menjelang puncak mudik.
Seorang pemudik asal Lombok Tengah, Ardi Pratama, mengaku sudah antre sejak pukul 03.00 Wita bersama istri dan anaknya. Hingga pukul 10.30 Wita ia belum mendapatkan giliran masuk kapal feri. Kondisi antrean panjang dan cuaca panas membuat suasana semakin melelahkan. Banyak pemudik yang tetap bersabar sambil berharap segera bisa menujuan mereka untuk berkumpul bersama keluarga.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Suara Pemudik Tersiksa Di Tengah Antrean
Pemudik lainnya, Sahnan, mengatakan ia mendapat informasi dari petugas bahwa kemungkinan bisa masuk kapal pada sore hari. Hal ini membuat harapan untuk cepat sampai semakin tertunda. “Sengaja mudik lebih awal supaya tidak antre, ternyata tetap antre bahkan kemungkinan dapat kapal sore,” ujarnya sambil menunggu giliran.
Beberapa pemudik terlihat mencari tempat berteduh sambil menunggu informasi terbaru dari petugas. Mereka berharap sistem antrean bisa berjalan efektif agar waktu tunggu tidak semakin panjang. Suasana padat dan antre panjang ini membuat para pemudik berharap pihak pelabuhan segera mengambil langkah untuk mempercepat proses boarding kapal feri agar perjalanan mereka tidak semakin melelahkan.
Baca Juga: Wow, Uang Rp 205 Juta Raib! 2 Kurir Di Bali Diamankan, Apa Motif Mereka?
Peningkatan Arus Mudik Di Padangbai
Kepala Satuan Pelayanan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Sugiartono, menjelaskan peningkatan jumlah penumpang terjadi sejak Jumat lalu. Menurutnya, jumlah pemudik pejalan kaki kini mencapai sekitar 4.000 hingga 7.000 orang per hari dari rata‑rata sebelumnya 2.000 orang. Sementara sepeda motor naik menjadi sekitar 2.000 unit.
Mobil yang menyeberang juga mengalami peningkatan tajam, dari sekitar 68 unit per hari menjadi sekitar 200 unit per hari di musim mudik kali ini. Pihaknya terus memantau situasi dan siap mengambil langkah jika lonjakan pemudik sangat signifikan untuk memastikan pelayanan angkutan laut tetap berjalan lancar.
Koordinasi Dan Langkah Penanganan
Sugiartono mengatakan pihak pelabuhan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam mengatasi antrean panjang. Opsi seperti penambahan jam operasional kapal atau pengaturan ulang jadwal dipertimbangkan. Koordinasi melibatkan pengelola pelabuhan, operator kapal feri, serta lembaga transportasi guna memaksimalkan alur antre agar tidak mengganggu lalu lintas di pelabuhan.
Pihak terkait memaksimalkan jalur antrian agar proses boarding kapal lebih tertata dan cepat. Hal ini penting untuk mempercepat antrean panjang yang telah berlangsung sejak pagi. Pihak pelabuhan juga menjaga keselamatan pemudik di tengah kerumunan padat, terutama di bawah cuaca panas menyengat yang menambah kelelahan.
Dampak Bagi Pemudik
Antrean panjang yang berlangsung berjam‑jam di Bali membuat banyak pemudik kelelahan dan harus menyesuaikan jadwal perjalanan mereka. Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran bagi pemudik yang membawa anak kecil dan lansia karena waktu tunggu yang panjang dapat berdampak pada kesehatan.
Para pemudik berharap agar sistem layanan diperbaiki sehingga proses penyeberangan kapal feri berlangsung lebih cepat dan situasi arus mudik diperkirakan akan terus berlangsung beberapa hari ke depan menjelang puncak masa libur Lebaran.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.google.com
- Gambar Kedua dari www.google.com