Banjir rendam Bali hingga 1 meter, turis dievakuasi pakai kano, momen dramatis ini viral dan jadi sorotan publik.
Pulau Dewata kembali menjadi sorotan setelah banjir merendam sejumlah kawasan wisata di Bali. Genangan air yang mencapai satu meter memaksa wisatawan dievakuasi menggunakan kano dan perahu karet. Momen tersebut viral di media sosial dan memunculkan perhatian luas terhadap kondisi cuaca ekstrem yang melanda destinasi favorit turis tersebut. Jangan lewatkan rangkaian informasi menarik dan terpercaya seputar Bali Indonesia.
Banjir 1,5 Meter Rendam Kawasan Sanur
Hujan deras yang mengguyur sejak akhir pekan membuat sejumlah wilayah di Bali terendam banjir. Salah satu kawasan terdampak cukup parah adalah Sanur dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter. Genangan setinggi itu menutup akses jalan serta memasuki area penginapan. Beberapa vila dan hotel dilaporkan tergenang hingga membuat tamu kesulitan beraktivitas.
Kondisi tersebut terjadi pada Selasa siang dan memicu respons cepat aparat setempat. Petugas langsung menyisir lokasi yang dilaporkan membutuhkan bantuan. Air yang terus bertahan selama beberapa jam membuat evakuasi menjadi pilihan. Prioritas utama diberikan kepada wisatawan dan warga yang berada di titik terdalam genangan.
Evakuasi Turis Gunakan Kano Dan Perahu Karet
Sebanyak 25 wisatawan asing dievakuasi dari area terdampak banjir. Proses penyelamatan dilakukan oleh tim SAR Samapta Polda Bali. Koordinator lapangan, Aiptu Gede Sutrawan, menjelaskan bahwa tim menerjunkan empat kano dan satu rubber boat. Armada tersebut digunakan untuk menjangkau vila yang akses jalannya tertutup air.
Sebagian wisatawan dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi di sekitar area tersebut. Ada pula yang memilih berpindah hotel demi keamanan dan kenyamanan. Evakuasi berlangsung tertib meski harus melewati arus dan genangan cukup tinggi. Petugas memastikan seluruh wisatawan yang meminta bantuan dapat dievakuasi dengan selamat.
Baca Juga: Liburan Berujung Tragis, Wanita Kanada Ditemukan Tak Bernyawa di Denpasar
Respons Wisatawan Di Tengah Cuaca Ekstrem
Menurut petugas, sebagian besar tamu sudah memahami situasi cuaca yang tidak menentu. Beberapa di antaranya bahkan mengaku maklum karena musim hujan kerap membawa banjir. Vila yang mereka tempati terendam hingga sekitar 1,5 meter. Kondisi inilah yang membuat sebagian turis akhirnya meminta evakuasi.
Meski demikian, suasana di lokasi tetap terkendali tanpa kepanikan berlebihan. Petugas berkoordinasi dengan pengelola penginapan untuk memastikan keselamatan tamu. Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di kawasan wisata populer. Sanur dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan mancanegara, terutama usia lanjut.
Sebagian Turis Memilih Bertahan
Tidak semua wisatawan memutuskan untuk meninggalkan tempat menginapnya. Sejumlah turis memilih tetap bertahan sambil menunggu air surut. Salah satunya Mick, wisatawan asal Australia berusia 65 tahun. Ia mengaku sudah beberapa kali mengalami kondisi serupa saat berkunjung ke Bali.
Menurutnya, banjir bukan hal baru ketika hujan deras mengguyur. Ia menilai situasi tersebut bagian dari dinamika cuaca tropis. Kendati demikian, ia merasa prihatin melihat Sanur terendam air. Ia berharap hujan segera berhenti agar aktivitas wisata kembali normal.
Pengalaman Baru Dan Harapan Pemulihan
Wisatawan lain asal Belanda, Marijke, juga memilih tetap tinggal di hotelnya. Banjir kali ini menjadi pengalaman berbeda selama kunjungannya ke Bali. Selama satu dekade terakhir, ia sudah dua kali berlibur ke pulau tersebut. Namun baru kali ini ia menyaksikan langsung kawasan wisata terendam air.
Alih-alih panik, ia mengabadikan momen tersebut dalam foto dan video. Baginya, pengalaman itu menjadi bagian dari cerita perjalanan. Di sisi lain, warga dan pelaku pariwisata berharap kondisi segera pulih. Mereka menanti cuaca membaik agar roda ekonomi dan kegiatan wisata kembali berjalan seperti sediakala.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.google.com
- Gambar Kedua dari www.google.com