Denpasar bersiap menyambut Kasanga Festival 2026 dengan parade ogoh-ogoh spektakuler dan konsep karnaval budaya raksasa.
Denpasar bersiap menyambut Kasanga Festival 2026 dengan gebrakan baru. Pemerintah Kota akan mengemas parade ogoh-ogoh dalam konsep karnaval budaya spektakuler. Inovasi ini menjanjikan pengalaman lebih imersif bagi seluruh penonton sekaligus memecah konsentrasi massa. Mari selami konsep revolusioner yang akan mengubah wajah perayaan Nyepi di Bali!
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Bali di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Bali Indonesia.
Parade Ogoh-Ogoh Rasa Karnaval Budaya
Konsep baru Kasanga Festival 2026 akan menghadirkan parade ogoh-ogoh yang tidak hanya sekadar melintas. Setiap peserta diwajibkan menampilkan fragmen dan kreativitas layaknya sebuah karnaval yang atraktif sepanjang jalur utama pawai. Ini berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya terfokus pada atraksi di depan Patung Catur Muka.
Anak Agung Made Angga Harta Yana, Ketua Yowana Kota Denpasar, menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih merata. Penonton di sepanjang rute tidak perlu lagi berebut tempat di titik nol kilometer Denpasar. Seluruh jalur pawai akan menjadi panggung pertunjukan yang hidup dan dinamis.
Perubahan signifikan ini berarti kreativitas sekaa teruna (kelompok pemuda) akan disuguhkan mulai dari titik start hingga mencapai Patung Catur Muka. Atraksi pengiring ogoh-ogoh tidak lagi hanya disajikan di satu lokasi, melainkan menjadi bagian integral dari keseluruhan perjalanan pawai.
Perombakan Sistem Penilaian Yang Lebih Adil
Sejalan dengan konsep karnaval, sistem penilaian untuk ogoh-ogoh pun mengalami perombakan total. Jika sebelumnya juri terpusat di satu panggung utama, kini empat orang juri akan disebar di beberapa titik sepanjang rute pawai. Hal ini untuk memastikan penilaian yang lebih komprehensif.
Keputusan memecah lokasi juri ini diambil agar semua penonton, dari awal hingga akhir pawai, bisa menikmati pementasan. Ini menghilangkan ketimpangan dimana hanya penonton di sekitar Catur Muka yang bisa menyaksikan atraksi terbaik. Kini, setiap bagian rute akan menjadi area penilaian penting.
Penilaian tetap akan dilakukan secara kompetitif, dengan fokus pada konsep, kreativitas, dan kualitas pementasan ogoh-ogoh di lapangan. Setiap detail dan usaha dari sekaa teruna akan diperhatikan secara menyeluruh, mendorong mereka untuk tampil maksimal di setiap segmen pawai.
Baca Juga:Â Residivis Narkotika Kembali Ditangkap, Sasar Wisatawan di Bali
Festival Yang Lebih Beragam Dan Meriah
Kasanga Festival 2026 tidak hanya akan menyajikan parade ogoh-ogoh utama. Festival ini juga dimeriahkan dengan beragam kategori lomba dan pameran baru yang menarik. Ini termasuk lomba tapel, lomba barong, dan lomba mural bertema lingkungan, menambah semarak perayaan.
Selain itu, pengunjung dapat menikmati pameran ogoh-ogoh mini dan sketsa ogoh-ogoh. Pameran fotografi dan video juga akan hadir, mengabadikan momen-momen indah dari festival. Ini memberikan kesempatan bagi seniman dan kreator untuk menunjukkan karyanya.
Tak hanya itu, acara sarasehan, pentas musik, pementasan ogoh-ogoh tingkat TK/PAUD, dan lomba mewarnai anak-anak juga akan turut memeriahkan festival. Rangkaian acara yang lengkap ini memastikan bahwa Kasanga Festival 2026 akan menjadi hiburan yang edukatif dan inklusif bagi semua kalangan usia.
Proses Penjaringan Dan Finalisasi
Tahapan penjaringan ogoh-ogoh terbaik akan melibatkan pengamat dari seluruh Kota Denpasar. Dari sekian banyak peserta, akan dipilih 16 ogoh-ogoh terbaik yang akan melaju ke babak final. Proses seleksi ini menjamin kualitas ogoh-ogoh yang akan dipamerkan.
Enam belas finalis ini nantinya akan tampil kembali untuk memperebutkan gelar Juara I, II, III, serta Harapan I, II, dan III. Persaingan ketat ini diharapkan dapat memacu kreativitas sekaa teruna untuk menghasilkan karya-karya ogoh-ogoh yang inovatif dan berkarakter.
Rapat finalisasi persiapan Kasanga Festival dijadwalkan akan berlangsung hingga 22 Februari 2026. Ini menunjukkan keseriusan panitia dalam mempersiapkan setiap detail acara. Semua pihak berharap Kasanga Festival 2026 dapat menjadi perayaan budaya yang tak terlupakan bagi masyarakat Bali dan wisatawan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Bali Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari bali.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari komunitaskami.com