Sebuah bengkel kendaraan di Bali hangus terbakar akibat dugaan korsleting listrik pada Selasa siang api cepat melahap bangunan dan peralatan di dalamnya.
Tidak ada korban jiwa, namun sejumlah kendaraan dan perlengkapan bengkel ikut terbakar. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan. Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi pemilik usaha agar selalu memeriksa instalasi listrik.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Bali di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Bali Indonesia.
Bengkel di Bali Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta
Sebuah bengkel kendaraan di Bali hangus terbakar pada Selasa siang setelah api dengan cepat melahap bangunan dan sejumlah peralatan di dalamnya. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari instalasi di area bengkel. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar karena api membesar dalam waktu singkat.
Kebakaran terjadi saat aktivitas bengkel sedang sepi. Pemilik bengkel diketahui tidak berada di lokasi ketika api mulai muncul. Asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi dan sempat menimbulkan kepanikan warga yang khawatir api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan bengkel beserta isinya mengalami kerusakan parah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta akibat rusaknya peralatan, suku cadang, dan beberapa kendaraan yang berada di dalam bengkel.
Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Bengkel
Berdasarkan keterangan awal dari petugas pemadam kebakaran, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi kabel di dalam bengkel. Percikan api dengan cepat menyambar bahan-bahan mudah terbakar seperti oli, bensin, dan komponen kendaraan yang tersimpan di lokasi.
Kondisi bengkel yang dipenuhi material mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan pada awal kejadian. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun kobaran api terus membesar sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Meski demikian, dugaan sementara mengarah pada gangguan arus listrik akibat instalasi yang sudah lama dan tidak memenuhi standar keamanan.
Baca Juga: Petir Hanguskan Dua Pura Di Karangasem, Kerugian Ditaksir Rp3,6 Miliar
Petugas Berjuang Padamkan Kobaran Api
Sebanyak beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat sempitnya akses jalan menuju lokasi bengkel. Selain itu, adanya bahan bakar dan oli di dalam bengkel membuat api kembali menyala beberapa kali sebelum akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi kebakaran guna mendukung proses penyelidikan dan memastikan keamanan area.
Kerugian Besar dan Imbauan Keselamatan
Pemilik bengkel mengaku mengalami kerugian besar akibat kebakaran tersebut. Selain bangunan yang rusak total, sejumlah peralatan bengkel, onderdil, serta kendaraan pelanggan ikut terbakar dan tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi pelaku usaha untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan, terutama terkait instalasi listrik. Pemeriksaan rutin terhadap jaringan listrik dan penggunaan peralatan sesuai standar dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
Petugas mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak melebihi kapasitas. Selain itu, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di tempat usaha juga sangat dianjurkan sebagai langkah awal penanganan kebakaran.
Jangan lewatkan update berita seputaran Bali Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari denpasar.kompas.com
- Gambar Kedua dari denpasar.kompas.com