Satpol PP Kabupaten Klungkung menghentikan aktivitas pengerukan bukit di Kecamatan Dawan, Bali, menyusul ancaman serius terhadap lingkungan dan sekolah sekitar.
Aktivitas alat berat yang berlangsung tanpa izin ini menimbulkan risiko longsor, erosi, dan gangguan kualitas udara, mengancam keselamatan siswa serta warga setempat. Penutupan ini dilakukan dengan koordinasi lintas instansi.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Bali di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Bali Indonesia.
Pengerukan Bukit di Dawan Disetop Satpol PP
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Klungkung mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sejumlah titik aktivitas pengerukan bukit di wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali. Satpol PP mencatat setidaknya dua lokasi pengerukan di Desa Paksebali dan Desa Sulang.
Menurut Kasatpol PP Klungkung, Dewa Putu Suarbawa, pengerukan tersebut dilakukan tanpa izin resmi meskipun sempat mendapat peringatan dan surat pernyataan dari petugas. Petugas telah menerbitkan Surat Peringatan (SP) I dan SP II setelah aktivitas terus berlanjut sejak pertengahan tahun 2025.
Penutupan kegiatan alat berat ini juga melibatkan koordinasi lintas instansi terkait untuk menindaklanjuti potensi pelanggaran aturan pertanahan dan lingkungan. Selain tindakan administratif Satpol PP berharap adanya kesadaran dari pelaku usaha dan pemilik lahan untuk segera mengurus izin yang diperlukan sebelum aktivitas dilanjutkan.
Dampak Lingkungan dan Ancaman Bagi Sekolah Sekitar
Aktivitas pengerukan bukit di area Dawan tidak hanya sekadar mengubah bentang alam. Tetapi juga membawa dampak signifikan pada lingkungan sekitar, termasuk fasilitas pendidikan setempat. Di Desa Sulang, misalnya, pengerukan yang masif membuat air hujan mengalir langsung ke halaman SD Negeri Sulang, mengganggu kegiatan belajar dan potensi keselamatan siswa.
Kondisi lingkungan yang rusak akibat pengerukan juga meningkatkan potensi longsor dan erosi tanah di wilayah perbukitan. Deforestasi dan berubahnya bentang alam meninggalkan lereng bukit yang tidak stabil, khususnya ketika curah hujan sedang tinggi. Risiko tersebut tidak hanya berdampak pada bangunan fisik, tetapi juga pada kehidupan.
Selain risiko fisik, kerusakan lingkungan juga berdampak pada kualitas udara dan pemandangan di sekitar kawasan sekolah. Debu dan partikel tanah yang beterbangan akibat aktivitas alat berat telah mengganggu kenyamanan warga sekitar, termasuk siswa dan guru di sekolah setempat.
Baca Juga: Koster Usul Bali Gunakan Kalender Sendiri, Sebulan 35 Hari
Langkah Tegas Pemerintah Dalam Menegakkan Aturan
Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Satpol PP bersama perangkat daerah lainnya telah mempertegas bahwa pengerukan bukit tanpa izin tidak dapat dibiarkan. Tindakan penertiban ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Tak hanya sekedar menghentikan aktivitas alat berat pemerintah juga mendorong para pelaku. Usaha dan pemilik lahan untuk segera melengkapi izin resmi jika memang ingin melanjutkan kegiatan pengerukan dengan tujuan tertentu. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kajian dampak lingkungan dan proses perizinan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).
Koordinasi lintas instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup. Pemerintahan desa, dan Satpol PP juga terus ditingkatkan untuk pengawasan lebih ketat di masa mendatang. Pemerintah berharap dengan langkah administratif dan hukum yang tegas. Masyarakat akan merasa terlindungi dan pelaku usaha sadar untuk menghormati aturan demi kebaikan bersama.
Harapan Masyarakat dan Tantangan ke Depan
Warga serta orang tua siswa di sekitar wilayah Dawan menyambut baik langkah pemerintah dalam menghentikan sementara aktivitas pengerukan bukit yang dinilai ilegal. Banyak di antara mereka berharap supaya tindakan tegas ini tidak hanya berhenti pada penghentian sementara. Tetapi juga dapat memberi efek jera kepada pelaku yang melanggar aturan.
Namun, tantangan besar masih menanti di masa mendatang. Pemerintah perlu terus meningkatkan pengawasan dan memastikan setiap kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan dilengkapi dengan izin serta kajian dampak lingkungan yang memadai. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan juga menjadi aspek penting agar jika ada aktivitas.
Jangan lewatkan update berita seputaran Bali Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.