Dua pura di Karangasem hangus tersambar petir, Kerugian ditaksir Rp3,6 miliar, Warga dan aparat bergerak cepat amankan area suci.
Dentuman petir yang memecah langit Karangasem tak hanya membawa hujan, tetapi juga duka. Dalam hitungan menit, dua bangunan suci dilalap api, meninggalkan puing dan kepedihan bagi umat yang biasa bersembahyang di sana.
Peristiwa Bali Indonesia ini bukan sekadar musibah kebakaran, melainkan pukulan besar bagi warisan spiritual dan budaya Bali. Bagaimana kejadian ini bisa terjadi, apa saja yang rusak, serta langkah darurat yang kini ditempuh warga dan pemerintah daerah? Ikuti ulasannya hingga akhir untuk mengetahui gambaran lengkap di balik bencana yang mengejutkan ini.
Petir Menjadi Pemicu Dua Kebakaran Pura
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Karangasem, Bali, pada Minggu siang berubah menjadi bencana ketika dua pura tersambar petir dalam selang waktu yang hampir bersamaan. Hujan deras disertai kilatan petir menyebabkan api menyala di dua lokasi berbeda, merusak bangunan suci yang memiliki nilai spiritual dan budaya tinggi.
Peristiwa ini mengagetkan warga setempat karena terjadi saat aktivitas keagamaan masih berlangsung dan kondisi cuaca terlihat belum sepenuhnya memburuk. Menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Karangasem, kebakaran pertama terjadi di kawasan Besakih, tepatnya di Pura Pedarman Arya Gajah Para, Kecamatan Rendang.
Beberapa jam berselang, insiden serupa kembali terjadi di Kecamatan Sidemen. Dua titik kebakaran ini memperlihatkan betapa rapuhnya bangunan tradisional terhadap sambaran petir, terlebih ketika struktur pura sebagian besar masih menggunakan material kayu dan atap ijuk yang mudah terbakar.
Kronologi Api Di Pura Pedarman Arya Gajah Para
Kebakaran pertama dilaporkan sekitar awal siang ketika hujan sedang turun cukup lebat. Percikan api akibat sambaran petir langsung menyambar bagian atap meru tumpang sembilan di Pura Pedarman Arya Gajah Para.
Dalam waktu singkat, api merambat ke salah satu pelinggih yang berada di area yang sama. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun besarnya kobaran membuat mereka kewalahan.
Tim pemadam kebakaran dari beberapa pos terdekat segera dikerahkan. Dengan bantuan armada dari wilayah sekitar, petugas berjibaku mengendalikan api agar tidak menjalar ke bangunan lain di kompleks pura.
Baca Juga:Â Kecelakaan di Buleleng: Pengendara Motor Hanyut Usai Terobos Lampu Merah
Pura Bukit Tegeh Tak Luput Dari Amukan Api
Belum lama api di Besakih berhasil dikendalikan, laporan kebakaran kembali masuk dari Kecamatan Sidemen. Kali ini, Pura Bukit Tegeh menjadi sasaran sambaran petir.
Api melalap dua bangunan meru dengan ukuran besar, yakni meru tumpang sebelas dan meru tumpang tiga, yang berdiri di area utama pura. Kobaran api terlihat membumbung tinggi, memicu kepanikan warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.
Petugas pemadam kebakaran kembali dikerahkan dalam jumlah besar untuk menanggulangi situasi darurat ini. Dengan suplai air yang cukup dan koordinasi cepat, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merusak seluruh kompleks.
Dampak Dan Langkah Antisipasi Ke Depan
Total kerugian akibat dua kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp3,6 miliar, mencakup bangunan meru, pelinggih, serta perlengkapan upacara yang berada di dalamnya. Selain kerugian materi, musibah ini juga menyentuh sisi emosional umat Hindu di Karangasem karena pura bukan sekadar bangunan, melainkan pusat kegiatan spiritual dan warisan leluhur yang tak ternilai.
Pemerintah daerah bersama desa adat kini mulai membahas langkah-langkah pemulihan, termasuk rencana rehabilitasi bangunan yang rusak. Di sisi lain, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem penangkal petir dan perlindungan kebakaran di kawasan pura, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.
Edukasi kepada masyarakat serta peningkatan kesiapsiagaan dinilai krusial agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan warisan budaya Bali tetap terjaga dari ancaman alam. Jangan lewatkan update berita seputaran Bali Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari denpasar.kompas.com
- Gambar Kedua dari kumparan.com