Mulai 1 Januari 2026, tarif wisata di Badung resmi naik, membuat liburan di destinasi populer menjadi lebih mahal.
Mulai 1 Januari 2026, wisatawan ke Badung, Bali, akan merasakan penyesuaian tarif retribusi di sejumlah DTW populer. Pemerintah Kabupaten Badung resmi menaikkan harga tiket masuk berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2025. Perubahan ini menarik perhatian, khususnya bagi traveler yang merencanakan liburan ke Pulau Dewata.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Bali di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Bali Indonesia.
Regulasi Baru, Tarif Baru
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah menjadi dasar hukum penyesuaian tarif ini. Regulasi baru ini menggantikan Perda Nomor 7 Tahun 2023, menandakan adanya perubahan signifikan dalam kebijakan pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan potensi PAD serta meningkatkan kualitas destinasi.
Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Nyoman Rudiarta, mengkonfirmasi empat DTW utama akan naik tarif. Langkah ini menyelaraskan retribusi dengan kondisi ekonomi dan standar pariwisata yang berkembang. Penyesuaian juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.
Kenaikan tarif ini akan berlaku secara berbeda antara wisatawan domestik dan mancanegara, dengan tarif yang lebih tinggi diberlakukan untuk wisatawan asing. Kebijakan diferensiasi harga ini umum diterapkan di berbagai destinasi wisata global untuk berbagai pertimbangan ekonomi dan sosial.
Empat Destinasi Kena Imbas
Empat DTW yang akan mengalami kenaikan retribusi adalah kawasan luar Pura Uluwatu, Pantai Pandawa, DTW Taman Ayun, serta Air Terjun Nungnung. Masing-masing destinasi ini memiliki daya tarik unik dan merupakan primadona pariwisata Badung yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Untuk wisatawan asing dewasa, retribusi masuk kawasan luar Pura Uluwatu ditetapkan sebesar Rp 60.000. Ini merupakan kenaikan yang cukup signifikan dari tarif sebelumnya. Pantai Pandawa, yang terkenal dengan keindahan pantainya, juga akan menaikkan tarifnya untuk wisatawan mancanegara menjadi Rp 25.000 per orang.
Sementara itu, DTW Taman Ayun dan Air Terjun Nungnung akan mengalami kenaikan retribusi sebesar Rp 10.000 masing-masing. Meskipun kenaikannya terkesan tidak terlalu tinggi dibandingkan Uluwatu, penyesuaian ini tetap akan memengaruhi anggaran liburan wisatawan yang berkunjung ke sana.
Baca Juga:Â Loket Karcis RSUD Klungkung Terbakar, Pengunjung Panik Berhamburan
Wajar Atau Mencekik?
Menurut I Nyoman Rudiarta, penyesuaian tarif ini masih dalam batas kewajaran dan tidak terlalu tinggi jika dilihat persentasenya. Kenaikan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya akan digunakan untuk pengembangan dan pemeliharaan fasilitas pariwisata.
Pemerintah Kabupaten Badung juga telah berkoordinasi dengan para pengelola destinasi wisata untuk menghindari kesalahpahaman di lapangan. Mereka meminta pengelola untuk segera berkomunikasi dengan agen perjalanan, agar informasi mengenai tarif baru ini tersampaikan dengan baik kepada calon wisatawan.
Transparansi dan komunikasi yang baik diharapkan dapat meminimalisir keluhan dari wisatawan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan penerapan tarif baru ini dapat berjalan lancar tanpa mengganggu pengalaman berwisata.
Prospek Dan Pengembangan Pariwisata Badung
Selain penyesuaian tarif, Badung juga bersiap untuk menambah destinasi baru berupa Air Terjun Goa Gong di Desa Sulangai. Retribusi untuk destinasi baru ini akan diberlakukan setelah terbitnya Keputusan Bupati terkait pengelolaan dan pembagian hasil pendapatan daerah.
Pembagian hasil pendapatan dari destinasi baru ini akan dilakukan secara adil, yaitu 75 persen untuk pengelola atau masyarakat lokal, dan 25 persen masuk ke kas pemerintah daerah. Model pembagian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat dan mendorong pariwisata berkelanjutan.
Pada tahun 2026, fokus pengembangan pariwisata di Badung juga akan diarahkan pada penataan infrastruktur dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di 18 desa wisata yang ada. Ini menunjukkan komitmen Badung untuk terus meningkatkan kualitas pariwisata secara menyeluruh.
Jangan lewatkan update berita seputaran Bali Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari travel.kompas.com
- Gambar Kedua dari baliwara.com